Mahasiswa Sistem Informasi Unimal Turut Lolos Pendanaan PKM Riset Eksakta, Jadi Satu-Satunya Tim dari Unimal

Mahasiswa Sistem Informasi Unimal Turut Lolos Pendanaan PKM Riset Eksakta, Jadi Satu-Satunya Tim dari Unimal

Lhokseumawe - Kabar membanggakan datang dari mahasiswa Universitas Malikussaleh. Tim Program Kreativitas Mahasiswa bidang Riset Eksakta berhasil lolos pendanaan dengan mengangkat judul penelitian “Pengembangan Nanosensor Fluoresensi N,S-CQDS dari Cascara Coffea Arabica Gayo untuk Deteksi Cepat Ion Pb²⁺ Berbasis Citra Digital pada Air Pascabanjir.”

Tim ini menjadi satu-satunya tim dari Universitas Malikussaleh yang lolos pendanaan PKM, sehingga menjadi pencapaian yang membanggakan bagi sivitas akademika Unimal. Penelitian tersebut juga menjadi bukti bahwa kolaborasi lintas bidang keilmuan dapat menghasilkan inovasi yang bermanfaat bagi masyarakat.

Adapun anggota tim terdiri dari Kezia Agustina Br Panjaitan dari Teknik Kimia selaku ketua tim, Tinasyah Fitri dari Teknik Kimia, Amelia Zahwa Nasution dari Teknik Kimia, serta dua mahasiswa Sistem Informasi, yaitu Alvin Hadafi Albar dan Rizki Aulia Nanda.

Penelitian ini berfokus pada pengembangan nanosensor fluoresensi berbasis N,S-CQDS yang memanfaatkan cascara Coffea Arabica Gayo sebagai bahan utama. Inovasi tersebut dirancang untuk mendeteksi keberadaan ion timbal atau Pb²⁺ secara cepat pada air pascabanjir dengan bantuan analisis citra digital.

Salah satu anggota tim, Alvin Hadafi Albar atau yang akrab disapa Alvin, mengaku bangga dan senang dapat bergabung dalam tim tersebut. Sebagai mahasiswa Sistem Informasi, ia merasa kesempatan ini menjadi pengalaman berharga karena dapat terlibat langsung dalam riset eksakta yang memadukan ilmu sains dan teknologi digital.

“Saya merasa sangat bangga dan senang bisa diikutsertakan dalam tim ini. Walaupun berasal dari Sistem Informasi, saya mendapatkan banyak pengalaman baru, terutama dalam melihat bagaimana teknologi digital dapat membantu proses penelitian di bidang eksakta. Semoga kontribusi kami bisa memberikan hasil yang baik dan bermanfaat,” ujar Alpin.

Sementara itu, Kezia Agustina Br Panjaitan selaku ketua tim menyampaikan rasa syukur atas keberhasilan timnya lolos pendanaan PKM. Menurutnya, pencapaian ini tidak lepas dari kerja sama, komitmen, dan semangat seluruh anggota tim dalam menyusun ide riset yang inovatif dan relevan dengan permasalahan lingkungan.

“Kami sangat bersyukur karena tim kami bisa lolos pendanaan PKM dan menjadi satu-satunya tim dari Unimal. Ini tentu menjadi motivasi besar bagi kami untuk menjalankan penelitian dengan maksimal. Kami berharap riset ini nantinya dapat memberikan solusi dalam mendeteksi pencemaran ion logam berat pada air pascabanjir secara cepat dan sederhana,” ungkap Kezia.

Keterlibatan mahasiswa Sistem Informasi dalam tim ini menjadi nilai tambah, terutama dalam pengembangan aspek digital dan pengolahan citra yang mendukung proses deteksi. Hal ini menunjukkan bahwa bidang Sistem Informasi tidak hanya berperan dalam pengembangan aplikasi dan sistem, tetapi juga dapat berkontribusi dalam riset ilmiah lintas disiplin yang berdampak pada lingkungan dan kesehatan masyarakat.

Keberhasilan tim ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi mahasiswa Universitas Malikussaleh lainnya untuk terus berinovasi, berkolaborasi, dan aktif mengikuti program-program ilmiah nasional seperti PKM. Selain membawa nama baik universitas, pencapaian ini juga membuktikan bahwa mahasiswa Unimal mampu bersaing dan menghasilkan ide riset yang relevan dengan kebutuhan masyarakat.

Program Studi Sistem Informasi

Jurusan Teknik Informatika & Sistem Informasi, 53X7+WFW, Blang Pulo, Muara Satu, Lhokseumawe City, Aceh 24355

sisteminformasi@unimal.ac.id

Civitas Akademika

Link Literasi